Memperkuat Perkembangan Ilmu Kardiovaskular dan SDG 3, FK Unesa Mengadakan Guest Lecture Bersama Prof. Delvac Oceandy
Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 9.30 yang lalu, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya mengadakan guest lecture dengan mengundang Prof. Delvac Oceandy, MD, Ph.D. dari University of Manchester, Inggris, untuk memberikan wawasan terkait akademik global dan pengembangan ilmu kardiovaskular.
Guest lecture dihadiri oleh sejumlah dosen, tendik, serta mahasiswa. Acara dibuka oleh sambutan Dekan Dr. dr. Endang Sri Wahjuni, M.Kes., dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Prof. Delvac Oceandy, MD, Ph.D. Pemaparan materi berlangsung secara interaktif antara Prof. Delvac dan peserta. Peserta dapat memberikan tanggapan secara langsung melalui gawai masing-masing yang muncul pada presentasi Prof. Delvac, yang kala itu sedang membahas studi kasus dan faktor risiko pada penyakit jantung.

Selain presentasi interaktif, Prof. Delvac juga memaparkan penelitian terbarunya terkait pengembangan regenerasi jantung yang sedang beliau telitii. Selama ini kita ketahui bahwa otot jantung yang rusak tidak dapat beregenerasi dan mengakibatkan jantung membesar dan berakhir pada gagal jantung. Prof. Delvac kemudian mengembangkan penelitian menggunakan teknologi epigenetik dengan mikro RNA (miRNA411) yang dapat menghambat RNA target YAP yang berakibat regenerasi otot jantung. Namun, hingga saat presentasi dipaparkan, hasil akhir strategi ini belum menghasilkan regenerasi sempurna, masih dalam tahap pengembangan, dan membutuhkan penelitian lanjutan untuk meningkatkan efektivitas regenerasi otot jantung tersebut.

Dengan dampingan moderator dr. Nieke Andina Wijaya, M.Biomed., Sp.D.V.E, FINSDV, diskusi berjalan dengan antusias. Beberapa pertanyaan baik dari dosen maupun mahasiswa diajukan dan mendapat jawaban memuaskan dari Prof. Delvac.
Akhinya, kegiatan guest lecture ini mendukung perkembangan kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3), edukasi berkualitas yang dipaparkan kepada peserta (SDG 4), dan kerjasama antara FK Unesa dan University of Manchester yang akhirnya dapat mengadakan guest lecture ini (SDG 17).